Web Blog Pertama Penyedia Informasi Maluku Tenggara

PARA saksi pasangan Calon Kepala Daerah (Calkada) Maluku 2008, Mohammad Abdullah Latuconsina-Eduard Frans dipromosikan dengan akronim MADU di daerah pemilihan Maluku Tenggara, termasuk Kota Tual, diinstruksikan DPD Partai Golkar setempat agar tidak menandatangani berita acara pemilihan Pilkada Maluku yang berlangsung, Rabu (9/7), karena sedikitnya 5.000-an simpatisan kandidat ini tidak kebagian undangan.

Wakil Ketua DPD Partai Golkar Malra, R. M. Waremra, yang dihubungi Radio Baku Bae melalui telpon selulernya di Tual, mengakui, pimpinan Partai Golkar setempat telah memutuskan untuk menginstruksikan para saksi pada 311 TPS di sana agar tidak menandatangani berita acara pemilihan sebagai bentuk protes terhadap kinerja amburadul maupun manipulasi diindikasikan oleh oknum di jajaran Pemkab Malra.

Kami hingga Selasa sore (8/9) melakukan berbagai upaya agar ribuan warga yang adalah anggota Partai Golkar dan simpatisan pasangan MADU itu bisa mendapatkan undangan untuk memilih ternyata ditolak KPUD Malra dengan alasan Daftar Pemilih Tetap (DPT) sudah disahkan dengan Malra, termasuk Kota Tual yang baru dimekarkan dengan 104.207 pemilih, tambahnya.

Sikap DPD Partai Golkar Malra ini, kata Waremra, mempertimbangkan juga Ketua DPD-nya, M.M.Thamher, ternyata juga tidak kebagian udangan untuk memilih Maluku periode 2008 – 2013 mendatang.

Apalagi M.M.Thamher ini Ketua DPRD Malra yang setelah pemekaran Kota Tual, beberapa waktu lalu dipercayakan juga sebagai Ketua DPRD sementara Kota Tual sehingga ini diindikasikan adanya permaian kotor untuk menganjal pasangan MADU di sini, tegasnya.

Karenanya, menurut Waremra, permasalahan ini sudah dilaporkan ke DPD Partai Golkar Maluku dan diinformasikan siap mengirim tim advokasi ke Malra untuk menyikapinya.

Waremra menegaskan, langkah ini bukan bermaksud untuk menggagalkan Pilkada Maluku 2008. Namun, mekanisme penyaluran undangan agar sebagai warga negara Indonesia bisa menyalurkan hak politiknya itu tidak terealisir dengan baik, apalagi anak-anak di bawah umur dan orang sudah meninggal juga, ternyata mendapatkan undangan dan kartu pemilih.

Dia pun menjamin intensif mengawasi penyaluran surat suara yang ternyata masih kekurangan pada sejumlah TPS seperti di Desa Dangerat, Kei Besar.

Semalam ada upaya menyewa speedboat untuk mengantar surat suara ke TPS-TPS yang mengalami kekurangan. Namun, pemilik speedboat keberatan karena mempertimbangkan cuaca buruk dengan gelombang tinggi,katanya.

Sementara itu, Ketua KPUD Maluku, Idrus Tatuhey secara terpisah mengelak dikonfirmasi soal instruksi DPD Partai Golkar Malra untuk saksi-saksi tidak menandatangani berita acara pemilihan Gubernur dan Wagub Maluku. Soal itu nantilah karena KPUD Maluku sudah bekerja sesuai ketentuan perundang – undangan, ujarnya singkat dari balik telpon seluler.

Pilkada Maluku 2008 ini menarik karena ada incumben untuk memperebutkan 936.519 pemilih tetap pada 2.628 TPS tersebar pada delapan daerah pemilihan.

Tercatat Karel Albert Ralahalu dalam jabatannya sebagai Gubernur Maluku periode 2003 -2008 tidak lagi berpasangan dengan Wagubnya, Mohammad Abdullah Latuconsina.

Karel yang juga Ketua DPD PDI P Maluku itu berpasangan dengan Sekda Maluku, Said Assagaff disosialisasikan dengan sapaan RASA, sedangkan Mohammad Latuconsina yang juga Ketua Partai Golkar Maluku diduetkan dengan Eduard Frans dipromosikan MADU.

Buupati Maluku Tengah periode 2007 – 2012, Abdullah Tuasikal juga mencalonkan diri sebagai calon Gubernur berpasangan dengan mantan Kajati Maluku, Septinus Hematang dan disosialisasikan dengan sapaan Tulus.

Dua kader Partai Golkar lainnya, Aziz Samual dan Lukas Uwuratuw disosialisasi ke masyarakat dengan sapaan ASLI. Penetapan, penentuan nomor urut dan pengumunan pasangan calon Gubernur dan Wagub Maluku pada 17 Mei lalu menempatkan pasangan RASA di nomor urut 1, selanjutnya TULUS (2), ASLI (3) dan MADU (4). (rbb)Radio Baku Bae – Ambon

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Awan Tag

%d blogger menyukai ini: