Web Blog Pertama Penyedia Informasi Maluku Tenggara

MALUKU – Jabatan Sekretaris Daerah merupakan jabatan penting dan strategis, karena jabatan tersebut adalah Jabatan Karier Tertinggi dalam Birokrasi Pemerintah Daerah, namun lebih dari itu posisi Sekretaris Daerah adalah sebagai motor penggerak, pusat koordinasi, integrasi dan sinkronisasi, sumber inspirasi dan inovasi, serta simpul utama pelaksanaan kontrol dan evaluasi serta pembinaan terhadap seluruh Perangkat Daerah dalam mewujudkan pemberlakuan Otonomi Daerah., untuk itu harmonisasi tugas-tugas perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi antar tingkatan pemerintahan pada Provinsi dan Kabupaten/Kota perlu dipertegas lagi. Semuanya ini menjadi tugas dan kewenangan seorang Sekretaris Daerah untuk dapat mengkoordinasikan serta mendayagunakan segenap potensi sumber daya manusia dan berbagai sumber daya lainnya secara optimal, singkatnya peran seorang Sekretaris Daerah menjadi ” TITIK KUNCI ” berhasil tidaknya penyelenggaraan pemerintahan di daerah. Hal ini ditegaskan Gubernur Maluku Karel Albert Ralahalu dalam sambutannya pada acara Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Sekretaris Daerah Provinsi Maluku bertempat di Lantai VII Kantor Gubernur Maluku, Senin 22/12.

 Menurut Ralahalu proses Administrasi dan Manajerial dalam seluruh rangkaian pentahapan Rekruitmen Calon Sekretaris Daerah Provinsi Maluku telah berlangsung sesuai dengan mekanisme dan prosedur sebagaimana diamanatkan dalam berbagai peraturan perundang-undangan yang berlaku, termasuk Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 5 Tahun 2005 tentang Pedoman Penilaian Calon Sekretaris Daerah Provinsi dan Kabupaten/Kota serta Pejabat Struktural Eselon II di Lingkungan Kabupaten/Kota. Untuk itu kepada Sekretaris Daerah Provinsi Maluku yang baru dilantik dan diambil sumpahnya, untuk bekerja keras dan bersungguh-sungguh dalam mengemban amanat yang telah diberikan oleh Bangsa, Negara dan Daerah.

 Kepada Sekretaris Daerah yang baru Nn. ROS. FAR FAR, SH.MH Gubernur Maluku ingatkan untuk segera menindaklanjuti beberapa persoalan pokok yang harus menjadi prioritas ke depan yakni : Pertama, segera implementasikan PERDA NO. 02,03 dan 04 Tahun 2007 tentang Pembentukan Organisasi dan Tata Kerja Perangkat Daerah di Provinsi Maluku dengan mengisi struktur organisasi dengan pejabat yang berkompeten dan kapabilitas ; Kedua, tingkatkan koordinasi antar perangkat daerah terutama unit-unit kerja yang bertanggung jawab terhadap pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat ; Ketiga, Sikapi secara serius krisis ekonomi dan keuangan Global dengan melakukan langkah-langkah pengamanan terhadap berbagai kebutuhan dasar masyarakat ; Keempat, Dalam kedudukan kemitraan eksekutif- legislative agar dapat membangun hubungan kerja yang harmonis dengan legislative, juga dengan TNI/POLRI, Instansi Vertikal, Swasta, Tokoh Masyarakat, Tokoh Adat, Tokoh Perempuan, Tokoh Pemuda, Pimpinan Partai Politik serta Stakeholder lainnya di daerah ; Kelima, perlu diambil langkah-langkah konkrit dalam rangka mempertegas Peran Gubernur selaku Wakil Pemerintah di Daerah dalam hal mengkoordinasikan Kabupaten/Kota, dengan demikian Sekda harus dapat menerapkan kiat-kiat yang tepat guna dapat merangkul para Bupati/Walikota untuk dapat diajak berkoordinasi dan bekerjkasama dalam urusan apapun ; Keenam, mantapkan pelaksanaan monitoring, evaluasi dan pengawasan terhadap seluruh perangkat daerah, sehingga proses pembinaan, fasilitasi dan supervise perlu terus dikembangkan agar pada gilirannya hasil penyelanggaraan pemerintahan, poembangunan dan pelayanan public dapat dipantau dan terukur secara valid serta dapat dipertanggung jawabkan.

Diakhir sambutannya Gubernur Maluku Karel Albert Ralahalu menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada Ir. Said Assagaff atas segala pengabdian dan jasa-jasanya selama menjabat sebagai Sekda Maluku dan kepada Nn. Ros Far Far, SH.MH Ralahalu ingatkan bahwa jabatan dan kepercayaan yang telah diamanatkan harus diresponi dengan kerja keras dan pengabdian yang tulus demi kemajuan Daerah Maluku tercinta.Ros Far Far, SH.MH diangkat sebagai Sekretaris Daerah Provinsi Maluku berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor. 138/M Tahun 2008 tanggal 12 Desember 2008. Sedangkan Pelantikan dan Pengambilan Sumpah bertepatan dengan Perayaan Hari Ibu ke- 80, hal ini menandakan bahwa kaum Perempuan Maluku tidak pernah tertinggal bahkan telah selangkah lebih maju untuk berpartisipasi aktif dalam seluruh aspek kehidupan dan pembangunan. Perlu dicatat bahwa Ros Far Far merupakan seorang Perempuan Maluku pertama yang menduduki Jabatan Sekretaris Daerah Maluku, meggantikan Ir. Said Assagaff yang telah menduduki jabatan baru sebagai Wakil Gubernur Maluku periode 2008 – 2013.

Comments on: "GUBERNUR MALUKU LANTIK ROS FAR FAR SEBAGAI SEKDA MALUKU" (1)

  1. Sbg perempuan di maluku kita smua hrs bangga dgn diangkatnya ibu ros sbg sekda,.Ini menandakan bhw perempuan sdh disejajarkan dgn kaum laki2.,untuk itu sy mengharapkan agar dalam tugas ibu ros kedepan selain sprt yg disampaikan gubernur bisa menjawab berbagai persoalan2 yg berkembang dlm masyarakat.Dan sy mengharapkan juga kpd smua msyrkt yg seiman,mari kita berdoa kepada Tuhan yesus semoga ibu ros diberikan hikmat,kebijaksanaan,dan kekuatan bersama dgn bpk gubernur dan ja2rannya utk mengarahkan daerah maluku dapat maju seperti daerah-daerah d pulau jawa.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Awan Tag

%d blogger menyukai ini: