Web Blog Pertama Penyedia Informasi Maluku Tenggara

Ditengah pemerintahan Maluku Tenggara yang masih baru ini muncul lagi babak baru dari wajah pendidikan dimaluku tenggara, tingkat Kelulusan dengan standart Nasional dari 4,25 menjadi 5.50 dengan perbandingan 1,25 bukan angka yang kecil untuk mencapai nilai kelulusan standart nasional untuk SMU/MA & SMK, Dilema pendidikan dimaluku tenggara patut diperhatikan lebih matang hal ini dibuktikan dengan tingkat kelulusan SMU/MA & SMK se-Maluku Tenggara yang mengalami Penurunan drastis membutuhkan perhatian serius oleh pemerintah  daerah dalam menunjang mutu pendidikan di daerah ini seiring Kebutuhan SDM yang memenuhi standart kebutuhan dimasyarakat maluku tenggara akan generasi intelektual yang memiliki mutu pendidikan yang baik guna membangun Maluku Tenggara yang Maju dan sejahtera tidak luput dari peranan jajaran pemerintah di Maluku tenggara khususnya Dinas Pendidikan .
Pemerintah Daerah dituntut memiliki konsep Pendidikan yang baik murah & bermutu bagi penyelenggaraan pendidikan dimaluku tenggara sehingga dalam tahun-tahun kedepan masyarakat dapat segera merasakannya, Konsep pendidikan tersebut tidaklah lepas dari peranan penting dari pelaku-pelaku pendidikan dimaluku tenggara yang mana dari tangan-tangan inilah lahir generasi-generasi maluku tenggara dalam hal ini Guru-guru dan Dosen yang mana harus memiliki standarisasi guna mencetak generasi intelektual maluku tenggara yang dapat berguna bagi bangsa dan negara
Dalam Penyelenggaraan sistem pendidikan nasional berjalan dengan penuh dinamika. Hal ini setidaknya dipengaruhi oleh dua hal utama yaitu political will dan dinamika sosial. Political will sebagai suatu produk dari eksekutif dan legislatif merupakan berbagai regulasi yang terkait dengan penyelenggaraan pendidikan diantaranya tertuang dalam Pasal 20, Pasal 21, Pasal 28 C ayat (1), Pasal 31, dan Pasal 32 UUD 1945, maupun dalam regulasi derivatnya seperti UU No.2/1989 tentang Sisdiknas yang diamandemen menjadi UU No.20/2003, UU No.14/2005 tentang Guru dan Dosen, PP No.19/2005 tentang Standar Nasional Pendidikan, serta berbagai rancangan UU dan PP yang kini tengah di persiapkan oleh pemerintah (RUU BHP, RPP Guru, RPP Dosen, RPP Wajib belajar, RPP Pendidikan Dasar dan Menengah, dsb). Kemudian dalam cakupan yang lebih operasional, maka peraturan menteri; peraturan daerah yang dibuat para gubernur, walikota/bupati; serta keseriusan para anggota DPRD juga memiliki andil yang besar untuk mewujudkan penyelenggaraan pendidikan nasional dalam lingkup daerah. Adapun berkembangnya dinamika sosial sebagai bentuk aksi-reaksi masyarakat terhadap keberlangsungan berbagai bidang kehidupan (politik, ekonomi, sosial-budaya, bahkan ideologi) ditengah-tengah mereka juga turut mempengaruhi dinamika pendidikan, karena berbagai bidang kehidupan tersebut realitasnya merupakan subsistem yang saling mempengaruhi satu sama lain dalam suatu sistem yang lebih besar yaitu sistem pemerintahan. Pendidikan merupakan salah satu subsistem yang sentral, sehingga senantiasa perlu mendapatkan perhatian dan perbaikan dalam menjaga kontinuitas proses kehidupan dalam berbagai aspek di tengah-tengah masyarakat (negara) tersebut (input-proses-output). Demikian, dalam upaya untuk memperbaiki sistem pendidikan nasional ternyata memerlukan adanya perbaikan pula dalam aspek sistemik (regulasi) serta meningkatnya kontrol sosial dari masyarakat.Oleh karena harapan akan pemimpin maluku tenggara yang peduli akan Mutu pendidikan di daerah ini sangat diharapkan oleh warga masarakat Maluku Tenggara pada umumnya, semoga!! (jq

Comments on: "“Warna Pendidikan Maluku Tenggara Yang Abu-Abu”" (3)

  1. ayoooooooooo sem4ngat warga tual….

  2. Info yang sangat menarik, trim’s

  3. SEMANGAT!!!!!!!!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Awan Tag

%d blogger menyukai ini: