Web Blog Pertama Penyedia Informasi Maluku Tenggara

Dalam tahun 2010 ini, Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara (Malra) akan memfokuskan atau memprioritaskan program kerja pemerintahannya pada bidang pendidikan.Hal ini penting, sebab dari sisi pemerataan guru masih sangat kurang, sehingga penerimaan calon pegawai negeri sipil daerah (CPNSD) tahun 2009 lalu, Pemerintah Kabupaten Malra menerima tenaga guru sekitar 100 orang.

Ambon – Dalam tahun 2010 ini, Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara (Malra) akan memfokuskan atau memprioritaskan program kerja pemerintahannya pada bidang pendidikan.

Hal ini penting, sebab dari sisi pemerataan guru masih sangat kurang, sehingga penerimaan calon pegawai negeri sipil daerah (CPNSD) tahun 2009 lalu, Pemerintah Kabupaten Malra menerima tenaga guru sekitar 100 orang.

“Tenaga-tenaga guru ini akan ditempatkan disekolah-sekolah yang mengalami kekurangan. Untuk itu, program pendidikan akan kita fokuskan di tahun 2010 ini, “jelas

Wakil Bupati Malra, Yunus Serang kepada wartawan di Kantor Gubernur Maluku, Kamis (7/1).

Selain Pendidikan, Pemerintah Kabupaten Malra juga memberikan perhatian pada pengembangan kesehatan, pemberdayaan masyarakat dan pembangunan Infrastruktur, terutama jalan dan jembatan.

Untuk saat ini, lanjut Serang, karena penerimaan tenaga guru lebih, maka untuk sementara pihaknya belum menjalin kerjasama baik dengan Pemerintah Provinsi Maluku maupun kabupaten/kota lainnya, tetapi kedepannya hal itu pasti akan dilakukan.

“Kita akan lakukan kerjasama kedepannya, karena ada beberapa mata pelajaran yang memang dibutuhkan seperti, mata pelajaran dalam Ujian Nasional (UN) yaitu, Matematika, Bahasa Inggris serta Bahasa Indonesia. Ini yang harus kita lakukan kerjasama, “tuturnya.

Sedangkan pada bidang kesehatan, katanya, ada sekitar 70 tenaga kesehatan yang telah lulus dan telah diterima sebagai pegawai negeri sipil (PNS) dan akan ditempatkan pada sejumlah puskesmas maupun puskesmas pembantu (Pustu) yang ada di kecamatan dan desa se-Kabupaten Malra.

Sementara untuk tenaga dokter, sampai saat ini Pemkab Malra masih membutuhkannya. Pada tahun 2009 lalu, pemerintah membuka kesempatan untuk menerima empat tenaga dokter yakni, dua dokter umum dan dua dokter gigi.

“Namun saat pendaftar, hanya ada tiga orang dan itupun seluruhnya dokter umum sementara dokter gigi tidak ada. Selain itu, tenaga dokter ahli penyakit dalam juga di Malra sampai saat ini belum ada, sehingga saat ini sementara kita dorong untuk bagaimana bisa kita dapat dokter ahli ini,”kata Wakil Bupati

Untuk menjawab hal itu, maka sejumlah dokter pegawai tidak tetap (PTT) telah ditempatkan pada sejumlah puskesmas di Kabupaten Malra.

“Sedangkan untuk infrastruktur yakni jalan dan jembatan, diarahkan ke kawasan Kei Besar sebab pada daerah ini sampai dengan sekarang, belum ada jalan yang menyentuh sampai dengan Kei besar Utara dan Timur, sehingga seluruh program ini dititik beratkan disana, “imbuhnya. (S-21)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Awan Tag

%d blogger menyukai ini: