Web Blog Pertama Penyedia Informasi Maluku Tenggara

AMBON-Rombongan Pemkab Maluku Tenggara (Malra) ke ajang Sail Banda 2010, akan tiba di Ambon, Jumat (30/7). Rombongan memboyong miniatur penyu belimbing (Dermochelys coriacea) atau dikenal di Kepulauan Kei dengan nama Tabob.
Miniatur Tabob dibawa ke Ambon setelah melalui suatu ritual di Kepulauan Kei, yakni di wilayah adat Nufit. Sebelumnya, atas kesepakatan masyarakat adat, Pemkab Malra, Yayasan SiRaN dan WWF-Indonesia, hewan langka ini disepakati sebagai ikon pariwisata Malra.
Ir Meentje Simatauw dari Yayasan SiRaN & WWF Kei menjelaskan kepada Balagu di Ambon, pekan lalu, pihaknya sangat bergembira atas dukungan dan komitmen masyarakat adat dan Pemkab Malra untuk melindungi dan melestarikan Tabob.
Dijelaskan, dalam ajang Sail Banda ini, Pemkab Malra akan memperkenalkan Tabob sebagai ikon pariwisata. Selain presentasi di hadapan kalangan akademis, juga akan disosialisasikan melalui pameran kepada masyarakat.
Dalam pameran nanti, stand Malra akan hadir dengan mengusung tema Tabob, Warisan Budaya Masyarakat Kei. Stand dilengkapi ornamen budaya dan visualisasi Tabob. Selain itu, akan ada banner Tabob dengan foto-foto bawah air. Banner lainnya memuat informasi mengenai budaya masyarakat Kei.
Menurut Simatauw, WWF-Indonesia hadir di Malra sebagai dukungan atas kegiatan yang sudah dilaksanakan sebelumnya oleh satu kelompok pencinta Tabob dan Yayasan Siran. Mengingat populasi Tabob di dunia terus mengalami penurunan sedangkan perburuannya juga terus berlangsung, WWF-Indonesia bertekad mendampingi masyarakat adat Nufit untuk melestarikannya.
Masyarakat adat Nufit percaya, Tabob adalah makanan pusaka sesuai legenda yang dituturkan secara turun-temurun. Warga meyakini cerita bahwa Tabob berasal dari perairan Papua. Tabob muncul di perairan Nufit dalam jumlah banyak pada musim barat, antara September sampai Februari.
Dalam ritual masyarakat adat Nufit, Tabob bisa dipanggil melalui lagu. Jika Tabob muncul dipermukaan, ia bisa disuruh membalikkan badan untuk memudahkan warga menangkapnya. (balagu)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Awan Tag

%d blogger menyukai ini: