Web Blog Pertama Penyedia Informasi Maluku Tenggara

Langgur, 16/9-2010—

Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Kabupaten Maluku Tenggara Sebagai Lembaga Perencana Pembangunan sangat mengharpakan Pembangunan di daerah ini dapat berjalan dengan baik.
Hal tersebut disampaikan Ketua BAPPEDA Kabupaten Maluku Tenggara Drs. M. Teslatu ketika menyampaikan Materi Tentang Visi-Misi Pembangunan Maluku Tenggara dalam rangka Konservasi Kelautan Maluku Tenggara kedepan, pada acara Semiloka Multipihak dalam rangka perumusan Visi bersama, bagi pengelolaan Sumber Daya Alam berdasarkan Konsep Gugus Pulau dan Laut Pulau di Kepulauan Kei Kabupaten Maluku Tenggara, Kamis Pagi di Aula Kantor Bupati Maluku Tenggara.
Dalam pemaparannya Teslatu menyampaikan beberapa hal prinsip pembangunan dalam Peningkatan Kelautan dan Perikanan karena laut memberikan masa depan bagi daerah ini, walaupun masalah yang harus dihadapi dan dituntaskan adalah Kemiskinan dan Pengangguran, SDM (Pendidikan dan Kesehatan), Peningkatan Daya Saing Daerah, Kapasitas Infrastruktur, Belum Berdayanya Lembaga Adat di Desa yang kuat, Kemampuan Keuangan Daerah, Pelesatrian Pengelolaan Sumber Daya Alam.

Maka dari kesemunya ini menurut Drs.M. Teslatu, bahwa Infrastruktur Jalan dan Jembatan sebagai prioritas utama untuk menciptakan akses bagi masyarakat guna peningkatan ekonomi masyarakat dapat terwujud apabila dapat disosialisasikan kepada semua masyarakat.
Kesempatan tersebut Bupati Maluku Tenggara, Ir. Anderias Rentanubun, mengharapkan budaya sasi harus dihidupkan sebagai langkah pelestarian lingkungan karena hal ini merupakan suatu peninggalan leluhur dan sangat bermanfaat bagi lingkungan hidup, menurutnya kegiatan ini dimaksudkan untuk menyamakan persepsi dan visi bersama dalam pengelolaan sumber daya alam di Kepulauan Kei Maluku Tenggara. Menurutnya Laut Pesisir dan Pulau Kecil sangat rentang dengan perubahan alam, maka perlu dilindungi dengan pegelolaan yang bijaksana agar dapat dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan ekonomi masyarakat.
Pada kesempatan tersebut Bupati Ir.Anderias Rentanubun juga mengharapkan agar peserta dapat mengikuti secara baik dan mensosialisasikan kepada masyarakat khususnya yang berada di Laut Pesisir. Kegiatan tersebut merupakan Kerjasama Pemerintah Daerah Kabupaten Maluku Tenggara dengan Lembaga WWF-Indonesia Kei Island’s Projesct dengan menghadirkan Nara Sumber Kepala BAPPEDA Kabupaten Maluku Tenggara, Drs. M. Teslatu, Creusa Hitipeuw (WWF-Indonesia) dan Taswin Munir(USAID-Indonesia). Dengan Peserta Pimpinan SKPD, Kepala Ohoi/Raskap, LSM dan peserta lainnya, Hadir pada kesempatan tersebut Pimpinan dan Anggota DPRD Maluku Tenggara serta Kapolres Maluku Tenggara dan Kepala Subdit Konservasi Ikan Dinas Kelautan dan Perikanan Raja Empat Papua.-

Konservasi Spesies Langkah Diperlukan Fisi Bersama

Fisi bersama pengelolaan sumber daya alam berdasarkan konsep gugus pulau dan laut pulau di kabupatewn maluku tenggara adalah terwujudnya kesejatraan masyarakat maluku tenggara melalui pengwelolaan sumber daya laut dan pulau yang berdaya saing serta berkelanjutan berbasis kearifan lokal.

Fisi bersama dimaksud merupakan hasil semilko sehari. kerja sama pemerintah daerah maluku tenggara dan lembaga konservasi WWF perwakilan indinesia.

Kepala BAPPEDA Kabupaten Maluku Tenggara, Drs. M. Teslatu ketika menutup kegiatan semiloka Kamis Malam mengatakan, bahwa pihaknya memberikan apresiasi yang besar, kepada peserta karena mekanisme lancar dan begitu dinamis.

Teslatu berharap jangan hanya melahirkan gagasan seperti ini, tapi kedepan peserta dapat menjadi pioner-pioner untuk mensosialisasikan kebijakan ini kepada masyarakat dan tahapan pelaksanaan dapat didukung.

Selain itu setelah Semiloka akan ditindaklanjuti dengan kajian dan penyusunan rencanan strategis, seperti rencana strategis pesisir dan pulau-pulau kecil, rencana sonasi dan seterusnya dengan melibatkan berbagai pihak, karena semakin menggali banyak gagasan semakin kita mengenal substansi dan urgensinya, guna mendorong kelautan dan perikanan Kabupaten Maluku Tenggara.

Menanggapi tawaran kerja sama Pemerinta Daerah Kabupaten Raja Ampat yang diwakili Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan. Teslatu berjanji akan mengusahakan jalinan kerja sama khususnya studi banding konservasi sumber daya alam laut di Kabupaten Raja Ampat.

Sementara kerja sama  Pemerintah Daerah Maluku Tenggara dengan WWF, pihaknya mengharapkan agar kerjasama ini tetap berlanjut dan hubungan ini terus terjalin. Olehnya itu semua pihak yang terkait termasuk para Camat dan para Kepala Ohoi dapat mensosialisasikan kepada masyarakat.-

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Awan Tag

%d blogger menyukai ini: