Web Blog Pertama Penyedia Informasi Maluku Tenggara

Setelah menahan enam mantan anggota DPRD Kabupaten Maluku Tenggara (Malra), Kejaksaan Tinggi (Kejati) Maluku, Rabu (6/4), kembali menahan seorang mantan wakil rakyat kabupaten tersebut periode 1999-2004, Oscar Thontji Ohoiwutun.

Ohoiwutun ditetapkan sebagai tersangka korupsi dana asuransi DPRD Kabupaten Malra tahun 2002 dan 2003.

Sebelum ditahan oleh penyidik Kejati Maluku, tersangka diperiksa oleh jaksa Rozali Afifudin dari pukul 10.00 WIT hingga siang hari, di ruangan pidsus.

Dalam menjalani pemeriksaan, tersangka didamping oleh penasehat hukumnya Herman Hattu cs.

Tepat pukul 14.20 WIT, tersangka yang mengenakan kemeja biru muda lengan panjang sambil menjinjing tas pakaiannya, digiring oleh jaksa menuju mobil milik Asisten Intelijen (Asintel) Kejati Maluku, Abdul Azis dengan nomor polisi DE 279 NR menuju rumah tahanan Negara (Rutan) Klas IIA Ambon di Waiheru.

Asisten Tindak Pidana Khusus (Aspidsus) Kejati Maluku, M. Natsir Hamzah kepada Siwalima menjelaskan, penahanan yang dilakukan terhadap para tersangka sebagai upaya untuk mempercepat penanganan kasus tersebut.

Sementara informasi yang diperoleh, Walikota Tual MM Tamher dan Wakil Walikota Tual Adam Rahayaan yang juga telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus korupsi dana asuransi DPRD Malra ini, belum dapat diperiksa karena surat ijin dari Presiden belum juga turun, padahal permohonan ijin telah dikirim melalui Kejaksaan Agung sejak tahun lalu.

Sumber Siwalima mengatakan, jika kejati memaksa untuk melakukan pemeriksaan terhadap mereka dengan berpatokan bahwa setelah 60 hari ijin tidak turun dari presiden, maka saat di persidangan tidak akan diakui oleh hakim, sehingga keduanya kemungkinan akan bebas.

Sumber juga mengungkapkan, Tamher dan Rahayaan telah mengembalikan dana asuransi yang mereka terima, namun bukan berarti dapat menghapus tindak pidana korupsi yang dilakukan.

“Kita akan lihat. Tidak ada yang main-main. Mengembalikan uang Negara bukan berarti menghapus tindak pidana korupsi yang dilakukan,” terang sumber.

Sebelumnya, Selasa (5/4) malam, penyidik Kejati telah menahan enam mantan anggota DPRD Malra masing-masing, Moses Savsavubun, Yohanis Wee, Fabianus Leo Rahanubun, Ruland Jufri Betaubun, Engelbertus Janwarin dan Petrus Renyaan.

Untuk diketahui, dari hasil penyelidikan tim Kejati Maluku terungkap, dana asuransi tahun 2002 sebesar Rp 1.410.000.000, dibagikan kepada 35 anggota DPRD Malra. Dari jumlah 35 anggota DPRD Malra ini, 11 di antaranya adalah anggota antar waktu, yang menerima masing-masing Rp 30 juta. Sedangkan 24 anggota dewan lainnya, memperoleh Rp 45 juta per orang.

Sementara untuk tahun 2003, rata-rata anggota DPRD memperoleh Rp 135 juta per orang, sehingga totalnya sebesar Rp 4.375.000.000.

Untuk tahun 2002 dan 2003 tidak ada polis asuransi. Di tahun 2004 baru ada polis asuransi yang preminya sebesar Rp 6.400.000 untuk jangka waktu lima tahun. Namun kenyataannya hanya tahun pertama yang disetor dan tahun-tahun berikutnya tidak disetor anggota DPRD.

Berikan Apresiasi

Anggota DPR RI dari Daerah Pemilihan (Dapil) Provinsi Maluku, Edison Betaubun memberikan apresiasi terhadap kinerja Kejati Maluku yang berupaya menuntaskan kasus dugaan korupsi dana asuransi DPRD Malra.

“Ini prestasi kerja yang terus menerus ditingkatkan oleh pihak penyidik Kejati Maluku, sehingga patut diberikan apresiasi bagi kinerjanya, namun saya berharap bukan saja berakhir pada penahanan enam mantan anggota DPRD Kabupaten Malra periode 1999-2004 ini saja, namun masih banyak lagi mantan anggota DPRD lainnya yang belum dijerat,” ungkap Betaubun, kepada Siwalima melalui telepon selulernya, Rabu (6/4).

Betaubun mengatakan, dirinya akan terus mengawal penanganan kasus ini hingga tuntas.

“Kasus ini menjadi perhatian yang serius oleh saya, sehingga saya akan mengawal terus perkembangan proses penyelidikan dan penyidikan yang dilakukan oleh pihak kejaksaan,” tandasnya. (S-27/S-16)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Awan Tag

%d blogger menyukai ini: